Merk Makanan Kucing yang Bagus 2019

Merk Makanan Kucing 

Dewasa ini, banyak orang yang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan mereka. Semenjak itu beraneka ragam makanan kucing atau cat food dari beragam tekstur dan merek banyak bermunculan. Mulai dari yang paling terkenal seperti Whiskas, Meo, dan Friskies, hingga yang paling premium seperti C’CAT, Equilibrio, Royal Canin, Orijen, dan Blackwood. Pernah merasa kebingungan harus pilih yang mana?

Kali ini kami akan memberikan tips untuk memilih makanan kucing serta  rekomendasi terbaik merk makanan kucing untuk kucing kesayangan Anda. Adapun kandungan yang perlu dihindari pada makanan kucing juga harus Anda ingat supaya tidak salah pilih.

Cara memilih merk makanan kucing.

Ada 2 tipe makanan kucing, yaitu makanan kucing basah dan makanan kucing kering. Makanan kucing kering lebih cocok dijadikan makanan utama karena sifatnya yang tahan lama dan harganya yang bersahabat. Selain itu, makanan kering juga membuat kucing melatih gigi mereka serta membantu mencegah plak karena tidak menyisakan kotoran pada gigi kucing.

Kaleng KittenUntuk Anda yang khawatir dengan asupan air atau memiliki kucing yang telah melemah daya gigitnya (anak kucing maupun kucing tua), cobalah beri makanan basah. Selain kadar airnya cukup tinggi, makanan basah memiliki lebih banyak varian rasa dibanding makanan kering sehingga lebih efektif bila diberikan ke kucing yang sedang tidak nafsu makan. Untuk merk makanan kucing basah yang cocok untuk nak kucing umur  1 – 12 bulan dengan kandungan daging ayam 75% yaitu C’CAT Kitten.

Tidak hanya manusia, kucing juga akan bosan jika makan itu-itu saja. Kombinasikan makanan kering dan basah. Contohnya, jika Anda telah memberi makanan kering dari salmon, beri juga makanan basah dari ayam. Pilih kandungan utama yang berbeda supaya nutrisinya terpenuhi.

Kandungan utama yang terkandung dalam makanan menentukan kualitasnya. Penting untuk memastikan pada labelnya apakah daging atau ikan yang menjadi bahan bakunya. Jika produsen menggunakan daging asli, maka mereka akan menuliskan keterangan yang jelas tanpa menggunakan istilah lain di kemasannya.

Ada beberapa merk makanan kucing yang memakai sisa-sisa produk olahan daging, dan mencantumkannya dengan embel-embel “by-product” pada labelnya. Jika tertulis “chicken by-product” berarti makanan tersebut terbuat dari bagian-bagian selain daging yakni tulang, jeroan, paruh, bulu, jengger, darah, atau ceker. Bukan hanya nilai gizinya yang rendah, kandungan tersebut juga sulit diserap tubuh sehingga dapat menyebabkan penyakit. Jadi, pilihlah merk makanan kucing yang bahan utamanya berkualitas tinggi.

Sama dengan manusia, semakin bertambahnya usia, kemampuan metabolisme tubuh kucing pun akan semakin menurun. Maka dari itu, kucing senior atau kucing tua sebaiknya diberi makanan kucing yang mudah dicerna seiring dengan berkurangnya mobilitas mereka. Makanan yang mudah dicerna oleh kucing adalah makanan yang banyak mengandung protein hewani. Karena takaran makan akan makin berkurang, makanan rendah kalori berkualitas tinggi akan tetap menjaga kesehatan mereka tanpa mengurangi massa otot.

Untuk kucing senior, pilihlah merk makanan kucing yang tidak mengandung zat aditif dan kandungan yang membebani pencernaan, serta hindari kandungan biji-bijian karena sulit dicerna. Memberi makanan setengah matang yang lembut atau makanan basah adalah salah satu point penting yang harus diingat, karena makanan keras dapat melukai gusi sehingga nafsu makan akan menurun.

Elastisitas kulit kucing senior cenderung menurun sehingga mudah luka dan bulu akan terlihat kusam. Perhatikan kecukupan vitamin E dan asam lemak seperti asam arakidonat dan omega 6 agar kesehatan kulit tetap terjaga. Jangan lupa untuk memvariasikan makanannya supaya nafsu makannya meningkat.
Merk makanan kucing C’CAT menjawab semua kebutuhan kucing mulai dari kecil dengan sampai kucing tua. untuk semua variannya bisa anda lihat di baharilestarindo.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *